Lapisan Gletser Lumer Makin Cepat, Apa Dampaknya Bagi Manusia!!new

Author : fahrihusen88
Publish Date : 2021-06-10 19:40:42


Lapisan Gletser Lumer Makin Cepat, Apa Dampaknya Bagi Manusia!!new

Lapisan Gletser Lumer Makin Cepat, Apa Dampaknya Bagi Manusia?
Pemanasan global picu pelumeran lapisan gletser lebih cepat. Dampaknya bisa jadi bencana besar bagi eksistensi manusia.

Skenario kiamat iklim di masa mendatang digambarkan secara dramatis dalam film The Day After Tomorrow yang dirilis 2004 silam. Lumernya lapisan es abadi di kutub Bumi yang dipicu memanasnya arus Gulf Stream dan arus Atlantik Utara, dalam film itu memicu tsunami yang menenggelamkan New York City dan kawasan sekitarnya yang sekaligus menewaskan jutaan orang.

Kedengaran berlebihan? Tapi realita menunjukkan, menciutnya laipisan gletser di Alaska tahun 2015 memicu longsor tanah dalam skala raksasa dan tsunami dahsyat setinggi 200 meter saat menghantam pantai. Tidak banyak yang peduli dan nyaris tidak ada pemberitaan, karena bencana terjadi di kawasan terpencil yang tidak dihuni manusia.

Adegan dalam film The Day After Tomorrow saat New York dihantam tsunami
Adegan dalam film "The Day After Tomorrow" saat New York dihantam tsunami akibat lumernya lapisan es kutub.

Artinya, jika bencana pecahnya trilyunan ton lapisan es akibat pemanasan global tidak berdampak langsung pada manusia, nyaris tidak ada yang peduli. Jika yang tenggelam hanya beberapa pulau kecil di samudra Pasifik, itu tidak dianggap masalah global.

Kaitan sebab akibat yang rumit
Tapi harus diingat, fenomena ini punya kaitan sebab akibat yang sangat rumit.
Jika lapisan es abadi atau gletser di bumi yang menutupi 10% lapisan tanah di Bumi lumer dengan sangat cepat, hal itu akan memicu efek berantai.

Untuk menegaskan konteks lumernya lapisan es abadi ini, para ilmuwan mencatat laju menciutnya lapisan es abadi meningkat hampir 60% sejak tahun 1990-an. Jika ditegaskan dengan angka, itu mencakup 28 trilyun ton lumernya lapisan es abadi dari tahun 1994 hingga 2017. Lapisan es di Antartika yang paling besar sedunia serta lapisan gletser di pegunungan tinggi dunia, sudah kehilangan separuh dari volume semula.

Bayangkan, jika seluruh lumeran es abadi berupa air tawar itu masuk ke laut dan menurunkan kadar garam air laut, dampak apa yang akan terjadi? Keseimbangan Gulf Stream yang merupakan arus laut hangat di Atlantik Utara yang merupakan salah satu arus paling penting di dunia akan terganggu. Ini akan memicu fenomena iklim ekstrim, berupa badai tropis dan hurikan di kawasan Tekuk Meksiko. Juga memicu lebih sering banjir dan kekeringian di kedua sisi samudra Atlantik. Ratusan juta orang akan terdampak.

Efek domino
Akan muncul efek domino yang lebih dahsyat
. Suhu di kutub utara akan naik dua kali lipat lebih cepat. Sistem " air conditioner" raksasa yang mengatur suhu planet Bumi akan macet. Suhu panas bukan hanya mencairkan lapisan es di kutub, tapi juga melemahkan arus udara di atmosfir yang disebut "jet stream". Gampangnya, cuaca buruk akan makin kerap melanda.

Fenomena polar vortex yang baru-baru ini membuat sebagian Eropa dan Amerika Utara membeku memiliki korelasi dengan melemahnya jet stream di kawasan kutub. Inilah skenario yang memicu zaman es secara tiba tiba dalam film The Day After Tomorrow.

Cuaca dingin mungkin disambut baik, di tengah pemanasan global. Tai jangan lupa, kawasan kutub juga memanas. Artinya, lapisan es yang dulunya berfungsi memantulkan energi panas matahari dari bumi, tidak lagi berfungsi sepenuhnya. Ini memicu lautan menyerap panas tersebut. Tidak mengherankan jika pada musim dingin 2018, lapisan es di laut Bering di Alaska mencapai level paling rendah dalam 5000 tahun terakhir.

Tonton video01:10
Amerika Serikat Dibekap Suhu Beku dari Kutub
Habitat ikan, burung laut, anjing laut, pinguin dan berung kutub juga musnah seiring lumernya lapisan es abadi. Juga lumernya lapisan permafrost dengan cepat di kawasan Siberia akan memicu bencana iklim selanjutnya. Fenomena yang ditandai dengan munculnya kawah-kawah misterius di kawasan tundra Rusia itu, merupakan indikasi terlepasnya gas rumah kaca dalam jumlah besar.

Seperti diketahui, kawasan permafrost merupakan penyimpan karbon terbesar di dunia. Sekarang, kawasan tundra Rusia justru melepas emisi gas rumah kaca seperti methana dan karbondioksida yang dulu terperangkap di suhu minus abadi. Sejumlah ilmuwan meramalkan, hingga akhir abad ini, sekitar 40% kawasan permafrost akan lenyap. Kemana? Ke atmosfir tentunya. Yang kemudian memicu lagi pemanasan global seperti mesin turbo.

Skenario muka air laut naik puluhan meter
Jika semua lapisan es di kutub selatan yang merupakan cadangan terbesar dunia lumer, muka air lautan di seluruh dunia akan naik hingga 60 meter. Ini adalah kiamat bagi kota-kota di pinggir pantai seperti New York, Mumbai, London dan juga Jakarta. Semua akan tenggelam ke dasar laut.

Tapi itu baru skenario Armageddon. Jangan panik! Fenomena itu tidak akan terjadi daam waktu dekat ini. Mitigasi yang paling realistis saat ini adalah, pemanasan global akan memicu kenaikan muka air laut setinggi 2 meter pada akhir abad ini. Artinya, hanya sekitar 350 juta sampai 500 juta orang yang bermukim dikawasan pantai, yang akan terkena dampaknya.

Juga efek lain dari mencairnya gletser di pegunungan, sekitar 700 juta orang lainnya di kawasan pegunungan, "hanya" akan mengalami kelangkaan air bersih parah, seperti yang sudah dialami Chile atau India saat ini. Atau total sekitar 2 milyar manusia akan menghadapi bencana kekurangan air sekaligus kelaparan akibat kekeringan.

Symbolbild Dürre Australien (Getty Images/L. Maree)
KIAMAT IKLIM KIAN DEKAT
Berlomba dengan Waktu
Lewat jurnal ilmiah Nature, ilmuwan mewanti-wanti betapa manusia kehabisan waktu buat mencegah laju perubahan iklim menjadi tidak terkendali. Sisi positifnya, saintis meyakini manusia masih bisa menyelamatkan Bumi dari ancaman kekeringan, banjir, gelombang panas dan kenaikan permukaan air laut. Namun untuk itu kita hanya punya waktu tiga tahun.


123456789
Apa yang masih bisa dilakukan?
Apakah kita masih bisa melakukan upaya mengerem skenario bencana itu? Paling tidak umat manusia harus mulai menghentikan pencemaran atmosfir dengan gas rumah kaca yang memicu pemanasan global. Tentu saja proses pembalikan ini tidak bisa dijalankan dan terihat hasilnya dalam sehari semalam.

Jika diasumsikan semua penduduk dunia menghentikan penggunaan bahan bakar fosil mulai hari ini, sekitar 30% dari seluruh lapisan gletser yang tersisa hari ini, tetap saja akan mencair. Target PBB adalah, jika dunia hingga tahun 2050 bisa melakukan de-karbonisasi, makan sekitar 30% massa gletser bisa diselamatkan hingg akhir abad ini.

Masa depan umat manusia terkait perubahan iklim sulit diramalkan. Semuanya tetap merupakan skenario dan pemodelan. Tapi, jika pelumeran es abadi dan gletser bisa diperlambat, skenario bencana seperti dalam film, tidak akan terlihat menggelikan lagi buat generasi mendatang

Potret Aksi Kemanusiaan di Tengah Bencana Banjir Australia
Otoritas Australia mengeluarkan peringatan baru dan perintah evakuasi, Selasa (23/03), ketika hujan lebat kembali melanda sejumlah negara bagian. Tidak hanya warga, tim penyelamat juga mengevakuasi hewan peliharaan.

Badan cuaca nasional Australia mengumumkan peringatan cuaca buruk di setiap negara bagian. "Situasi hujan dan banjir tetap dinamis dan sangat kompleks," kata Perdana Menteri Scott Morrison kepada wartawan (23/03).

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, tetapi ribuan warga terdampak saat ini dilaporkan telah dievakuasi oleh pihak berwenang. Sekitar 18 ribu orang telah dievakuasi dan diharapkan 15 ribu orang lainnya juga dapat segera diselamatkan.

"Kondisi cuaca memburuk dan kemungkinan besar semakin memburuk pada siang hari sehingga banyak wilayah akan mengalami peningkatan curah hujan yang tinggi,” kata Perdana Menteri New South Wales Gladys Berejiklian.

Älterer Herr bedient ein Smartphone (picture-alliance/imagebroker/T. Born)
YANG HARUS DILAKUKAN AGAR LOLOS DARI BENCANA
Rajin memperbaharui informasi
Anda dapat mengunduh beberapa aplikasi ini: info BMKG, untuk mengecek gempa bumi hingga prakiraan hujan yang menyebabkan banjir; INARisk, website yang dapat mengupdate ancaman bencana terkini disertai penanggulangannya; atau Disaster Alert, untuk mengetahui kemungkinan bencana global. Mengakses radio lokal pun dapat membantu Anda mengetahui situasi bencana terkini.


1234567
Sejumlah foto dan video yang beredar di media sosial mengungkap sisi lain banjir yang melanda Australia, diantaranya adalah: 

Petugas State Emergency Service mengevakuasi sebuah keluarga setelah kapal Marine Rescue menyelamatkan mereka dari arus banjir yang kuat di pinggiran Sackville North, Sydney. Hujan terus mengguyur NSW ketika proses evakuasi sedang berlangsung. Sang anak tampak sangat kedinginan.

Setelah dievakuasi, mereka sekeluarga mendapat perawatan medis dan ditempatkan di tempat yang aman.

Evakuasi banjir Australia
Tim penyelamat mengevakuasi warga terdampak banjir di Sackville North, Sydney (23-03)

Evakuasi banjir Australia
Tim penyelamat sigap menyelamatkan anak perempuan korban banjir di pinggiran Sackville North, Sydney

Evakuasi banjir Australia
Sang ayah dan anak korban banjir pasca mendapatkan perawatan medis

Pemilik restoran yang berada tepi Sungai Hawkesbury, 62 km utara Sydney, mengatakan kepada Australian Broadcasting Corp bahwa dia menyelamatkan bayi tetangga yang membutuhkan perawatan medis dengan perahu.

"Adikku menelepon dan berkata 'tolong ke sini, kita harus mengeluarkan bayi ini.' Kami membawanya ke seberang sungai dan ke mobil,” kata pemilik restoran Darren Osmotherly.

Di wilayah lainnya, seorang dokter gigi diangkut menggunakan perahu dari pinggiran kota Windsor ke Richmond Utara sehingga dia dapat merawat pasien yang tidak dapat dijangkau mobil karena banjir yang belum surut.

Evakuasi banjir Australia
Petugas membantu dokter gigi menuju rumah pasien (22/03)

Pihak berwenang menyelamatkan 20 anjing dari banjir yang merendam wilayah di pinggir barat laut Sydney pada hari Senin (22/03). Puluhan anjing tersebut menggonggong, meminta pertolongan ketika tim penyelamat datang.

Anjing-anjing jenis campuran Belgian Malinois dan German Shepherd itu ditempatkan di kandang yang lebih kecil, melintasi banjir dengan perahu, untuk selanjutnya dipindahkan ke lokasi yang lebih aman.

Evakuasi hewan peliharaan
Tim penyelamat mengevakuasi 20 anjing (22/03)

Evakuasi hewan peliharaan
Warga setempat ikut membantu menyelamatkan anjing dari kepungan banjir

"Selama semua hewan dan staf kami baik-baik saja, hanya itu yang kami pedulikan, hal lainnya masih bisa diganti," kata Sharon, peternak dan pelatih yang mengurus anjing-anjing tersebut, yang tinggal di Londonderry, sekitar 50 km barat laut pusat kota Sydney



Category : news

Williams sisters to meet in semis; Djokovic gives Serbia early lead

Williams sisters to meet in semis; Djokovic gives Serbia early lead

- A new movie portraying their rise to the top of the tennis world will debut next month, but the Will


But it was also a reminder of a long-forgotten time when the Sahara teemed with life

But it was also a reminder of a long-forgotten time when the Sahara teemed with life

- But it was also a reminder of a long-forgotten time when the Sahara teemed with life. Beautifully painted prehistoric rock art tells of a panoply of hippos


Iran unveils underground missile base on Gulf coast, state media says

Iran unveils underground missile base on Gulf coast, state media says

- Video broadcast by state media Friday showed the head of Irans elite Revolutionary Guards, Major General Hossein Salami, touring what appears to be a long


Morgan Wallen Songs, Net Worth, Wiki, Bio, Affairs, Facts.

Morgan Wallen Songs, Net Worth, Wiki, Bio, Affairs, Facts.

- In this article know about Morgan Wallen Songs, Morgan Wallen Net worth, Morgan Wallen Wiki, Morgan Wallen Bio