VIDEO: Pria Korut Berenang Enam Jam Menuju Korsel

Author : tukangsate4151
Publish Date : 2021-02-25 14:30:45


VIDEO: Pria Korut Berenang Enam Jam Menuju Korsel

Home Internasional Berita Asia Pasifik
Warga Korut Berenang 6 Jam Demi Membelot ke Korsel
CNN Indonesia | Rabu, 24/02/2021 21:45 WIB
Bagikan :    
Seorang warga Korea Utara dikabarkan nekat berenang selama enam jam untuk kabur ke Korea Selatan. Ilustrasi tentara Korea Selatan dan Tentara Korea Utara. (Berhadapan AFP PHOTO / KOREA POOL / - / South Korea OUT)
Jakarta, CNN Indonesia -- Seorang warga Korea Utara dikabarkan nekat berenang selama enam jam untuk kabur ke Korea Selatan.
Pejabat Korsel menuturkan warga Kim Jong-un itu ditangkap pihak berwenang di utara Kota Goseong, pantai timur Korea Selatan.

Pria yang dilaporkan berusia sekitar 20 tahunan itu tertangkap saat tertidur dengan mengenakan pakaian selam dan sirip.

Pasukan keamanan Korea Selatan dikabarkan tak segera menahan pria itu meski sempat muncul beberapa kali di CCTV dan memicu alarm peringatan berbunyi.

Lihat juga: Trump Sempat Tawarkan Kim Jong-un Tumpangan saat KTT Hanoi
"Dia mungkin telah berenang selama sekitar enam jam, mengenakan jaket pelampung di dalam pakaian selam dan sirip. Pakaiannya tampaknya membuat dia tetap hangat dan memungkinkan dia tetap bertahan hidup," kata seorang pejabat Kepala Staf Gabungan Militer Korea Selatan kepada Yonhap pada Selasa (23/2).

Dikutip AFP, pejabat Korea Selatan menganggap pria itu dibantu arus pasang sehingga bisa lebih mudah mencapai daratan Korea Selatan.

https://cobbk12.instructure.com/eportfolios/2234/Home/_2020____Monster_Hunter_2020____4KBLURAY

https://niobraraschools.instructure.com/eportfolios/235/Home/_2020__2020HD_Monster_Hunter_2020_

https://svdesdeva.instructure.com/eportfolios/3273/Pgina_inicial/_Monster_Hunter_2020_HD1080P_CHINESE__2020_HD

https://faculdadearidesa.instructure.com/eportfolios/8432/Pgina_inicial/__2020HD_Monster_Hunter_2020___4k_ultra_1080p

https://ics.instructure.com/eportfolios/1495/Home/Monster_Hunter_2020_4kbluray___HD_1080p_CHINESE_

Pria Korea Utara itu juga melepas sebagian besar peralatan selamnya sebelum menyelam melalui saluran drainase di bawah pagar kawat berduri yang membentang di sepanjang pantai.

Lihat juga: Akhirnya Terungkap, Alasan Istri Kim Jong-un Hilang Setahun
Kurang dari tiga jam, kamera CCTV memergoki pergerakan pria itu selama delapan kali hingga memicu alarm berbunyi dua kali.

Pejabat Korsel mengatakan saat diperiksa, warga Korut itu telah menyatakan ingin membelot.

Sementara militer Korsel mengakui bahwa petugasnya telah "gagal mematuhi prosedur seharusnya" dan berjanji memperketat keamanan perbatasan.

Menteri Pertahanan Korsel, Suh Wook, juga mengatakan bahwa sistem pengawasan di daerah Goseong "tidak berfungsi dan ketinggalan zaman". Insiden terakhir seperti itu terjadi pada November.

Lihat juga: Korsel-AS Terus Tekan Korut Segera Lucuti Senjata Nuklir
Sebagian besar pembelot pertama-tama melakukan perjalanan ke negara tetangga China, terkadang tinggal di sana selama bertahun-tahun sebelum melanjutkan perjalanan ke Selatan melalui negara ketiga.

Lebih dari 30.000 warga Korea Utara telah melarikan diri ke Selatan selama beberapa dekade terakhir. Namun, hanya segelintir pembelot Korut yang pernah langsung menyeberangi DMZ atau berenang melewati perbatasan lautHome Internasional Berita Asia Pasifik
Warga Korut Berenang 6 Jam Demi Membelot ke Korsel
CNN Indonesia | Rabu, 24/02/2021 21:45 WIB
Bagikan :    
Seorang warga Korea Utara dikabarkan nekat berenang selama enam jam untuk kabur ke Korea Selatan. Ilustrasi tentara Korea Selatan dan Tentara Korea Utara. (Berhadapan AFP PHOTO / KOREA POOL / - / South Korea OUT)
Jakarta, CNN Indonesia -- Seorang warga Korea Utara dikabarkan nekat berenang selama enam jam untuk kabur ke Korea Selatan.
Pejabat Korsel menuturkan warga Kim Jong-un itu ditangkap pihak berwenang di utara Kota Goseong, pantai timur Korea Selatan.

Pria yang dilaporkan berusia sekitar 20 tahunan itu tertangkap saat tertidur dengan mengenakan pakaian selam dan sirip.

Pasukan keamanan Korea Selatan dikabarkan tak segera menahan pria itu meski sempat muncul beberapa kali di CCTV dan memicu alarm peringatan berbunyi.

Lihat juga: Trump Sempat Tawarkan Kim Jong-un Tumpangan saat KTT Hanoi
"Dia mungkin telah berenang selama sekitar enam jam, mengenakan jaket pelampung di dalam pakaian selam dan sirip. Pakaiannya tampaknya membuat dia tetap hangat dan memungkinkan dia tetap bertahan hidup," kata seorang pejabat Kepala Staf Gabungan Militer Korea Selatan kepada Yonhap pada Selasa (23/2).

Dikutip AFP, pejabat Korea Selatan menganggap pria itu dibantu arus pasang sehingga bisa lebih mudah mencapai daratan Korea Selatan.

Pria Korea Utara itu juga melepas sebagian besar peralatan selamnya sebelum menyelam melalui saluran drainase di bawah pagar kawat berduri yang membentang di sepanjang pantai.

Lihat juga: Akhirnya Terungkap, Alasan Istri Kim Jong-un Hilang Setahun
Kurang dari tiga jam, kamera CCTV memergoki pergerakan pria itu selama delapan kali hingga memicu alarm berbunyi dua kali.

Pejabat Korsel mengatakan saat diperiksa, warga Korut itu telah menyatakan ingin membelot.

Sementara militer Korsel mengakui bahwa petugasnya telah "gagal mematuhi prosedur seharusnya" dan berjanji memperketat keamanan perbatasan.

Menteri Pertahanan Korsel, Suh Wook, juga mengatakan bahwa sistem pengawasan di daerah Goseong "tidak berfungsi dan ketinggalan zaman". Insiden terakhir seperti itu terjadi pada November.

Lihat juga: Korsel-AS Terus Tekan Korut Segera Lucuti Senjata Nuklir
Sebagian besar pembelot pertama-tama melakukan perjalanan ke negara tetangga China, terkadang tinggal di sana selama bertahun-tahun sebelum melanjutkan perjalanan ke Selatan melalui negara ketiga.

Lebih dari 30.000 warga Korea Utara telah melarikan diri ke Selatan selama beberapa dekade terakhir. Namun, hanya segelintir pembelot Korut yang pernah langsung menyeberangi DMZ atau berenang melewati perbatasan laut



Category : news

What Better Way To Say Happy Valentine’s Day Than Lock 2021

What Better Way To Say Happy Valentine’s Day Than Lock 2021

- Hyderabad, India – Quixy, one of the leading no-code application development and BPM platform, has announced that it has been


A Canadian oil firm thinks it has struck big. Some fear it could ravage a climate change hotspot

A Canadian oil firm thinks it has struck big. Some fear it could ravage a climate change hotspot

- Syringa trees rise out of the Kalahari sand in the wild expanse of Kavango East, as the humid heat warns of afternoon showers. Its easy to imagine this place


Little harmony in Europe as nations tune up for song contest uncontenting

Little harmony in Europe as nations tune up for song contest uncontenting

- Ever wondered if a Greek is more trustworthy than a German? Or if a Frenchman is more likely to help


France begins consultation on steps to improve confidence in police

France begins consultation on steps to improve confidence in police

- democrats-introduce-impeachment-resolution-accusing-trump-of-incitement-of-insurrectionq-sjskulogrmu-qjullayjjngfdqypu-ahyjuka-jsahkamijhayhsku-kanhgtjhas